Sabtu, 26 Juni 2010

router

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

Fungsi

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.

[sunting] Jenis-jenis router

Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:

  • static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
  • dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.

[sunting] Router versus Bridge

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke internet.

sharing menggunakan Wifi atau wireless


Setting share pada koneksi jaringan internet.
1. Jangan koneksikan dahulu internet, saya menggunakan 3G.
2. Klik Start – Control Panel – Network Connection.
3. Klik kanan Pada jaringan koneksi Internet (misl :
Indosat 3G)
4. Klik Properties
5. Klik
tab Advanced
6. Pada bagian Internet Connection Sharing, beri tanda cetang (ceklist) pada Allow other network usert to connect through this computer’s Internet connection, Pilih Wireless Network Connection pada bagian Home Networking Connection.
7. Klik OK



Setting Jaringan Adhoc Computer to Computer (Peer to peer)
1. Klik Start – Control Panel – Network Connection
2. Klik kanan pada Wireless Network Connection
3. Klik tab
Wireless Connection


4. Klik tombol Add
5. Tentukan network name (SSID) : misalnya :
Internet-3G, network Authentication : Open, Data Encription : Disable. Jangan lupa perhatikan beri tanda centang pada This is a computer to computer (adhoc) network, wireless access point are not used.


6. Klik OK
7. Klik OK

Koneksikan Komputer / Laptop kita yg sebagai Server Internet dan Pada Komputer Client yang belum terkoneksi Internet dengan cara :
1. Koneksikan dahulu jaringan Internet kita.
2. Klik Start – Control Panel – Network Connection
2. Klik kanan pada Wireless Network Connection
3. Klik
View Available Wireless networks


4. Maka di sana akan ditampilkan nama jaringan wirelessnya : contoh
Internet-3G.
5. Klik Connect.

Kalau kita cek IP pada jaringan Wireless komputer server internet, akan tertulis IP Addresss :
192.168.0.1 NetMask : 255.255.255.0



Kalau kita cek IP pada Jaringan Wireless komputer client, akan tertulis
IP Address 192.168.0.? (?=angka 1 sd. 254). Net Mask : 255.255.255.0

pembuatan router dengan software sederhana

by :google

Membangun PC Router Menggunakan FreeBSD

Untuk membuat PC Router dengan freebsd, terlebih dahulu kumpulkan informasi
mengenai skema alamat logikal dari jaringan yang ada. Sebagai contoh kita
asumsikan jaringan yang ada memiliki:

IP Public = 210.100.12.130
IP LAN = 192.168.12.65
Alamat jaringan LAN = 192.168.12.64/26

Router yang dibuat akan dilengkapi dengan firewall menggunakan pf pada FreeBSD.
Jika anda menginginkan menggunakan iptables seperti pada Linux, anda dapat
menggunakannya dengan menginstalasi iptables dari source.

Langkah-langkah pembuatan:

1. Siapkan komputer beserta 2 kartu jaringan yang telah terinstal sistem operasi
FreeBSD.
2. Selanjutnya, karena dalam default kernel FreeBSD yang baru terinstal tidak
terdapat opsi tambahan untuk router maka kita harus mengkompilasi
ulang kernel. Tujuannya selain untuk memasukkan opsi-opsi yang dibutuhkan juga
untuk merampingkan kernel sehingga dapat mempercepat waktu loading, menghemat
memori. Langkah-langkah kompilasinya:

a. Salin file GENERIC kernel pada sebuah file dengan nama baru (misal:ROUTER)
dan edit file tersebut menggunakan teks editor.

# cd /usr/src/sys/i386/conf
# cp GENERIC ROUTER
# ee ROUTER

b. Dalam mengedit file ROUTER, ganti baris "ident" dengan nama kernel yang
baru (sesuaikan dengan nama file tentunya). Hilangkan opsi-opsi yang tidak
diperlukan, namun hati-hati bila anda belum begitu tahu dengan apa yang
opsi anda hilangkan. Kemudian tambahkan opsi :

#-mulai#

options ALTQ
options ALTQ_CBQ
options ALTQ_RED
options ALTQ_RIO
options ALTQ_PRIQ
options ALTQ_HFSC
options ALTQ_NOPCC

device pf
device pflog
device pfsync

#selesai-#

Kemudian simpan konfigurasi tersebut.

c. Lakukan kompilasi kernel baru. Perintahnya:

# config ROUTER

Akan ditunjukkan direktori untuk memproses kompilasi. Apabila terdapat
kesalahan sintaks, anda dapat memperbaiki padafile ROUTER.

# cd ../compile/ROUTER
# make depend && make && make install

Apabila terjadi kegagalan kompilasi, sebelum memeriksa file ROUTER anda
diharuskan memberikan perintah

# make cleandepend

Jika kompilasi berhasil, anda dapat menggunakan kernel yang baru setelah komputer di-reboot, setelah konfigurasi selesai.

3. Atur IP forwarding

# ee /etc/sysctl.conf

tambahkan baris:

net.inet.ip.forwarding=1

simpan konfigurasi tersebut.

4. Untuk konfigurasi opsi jaringan, NAT serta pf pada sistem, edit file /etc/rc.conf .

# ee /etc/rc.conf

atur atau tambahkan baris:

#-mulai#

router_enable="YES"
pf_enable="YES" # Enable PF (load module if required)
pf_rules="/etc/pf.conf" # rules definition file for pf
pf_flags="-q" # additional flags for pfctl startup

#selesai-#

5. Pengaturan NAT serta pf, ada pada file /etc/pf.conf .

# ee /etc/pf.conf

aktifkan interface serta NAT:

ext_if="rl0" # jaringan publik
int_if="rl1" # jaringan lokal
internal_net="192.168.12.64/26"
external_addr="210.100.12.130"
nat on $ext_if from $internal_net to any -> $external_addr
pass on $int_if from any to any

setelah selesai simpan konfigurasi.
Ketikkan perintah:

# /etc/netstart

Konfigurasi untuk PC Router FreeBSD telah selesai, agar komputer dapat mengenali
konfigurasi yang baru, reboot terlebih dahulu. Kemudian untuk mengetes koneksi dapat
anda coba pada router dan/atau klien dengan perintah ping. Selanjutnya dapat
anda tambahkan DHCP server yang umum terdapat pada router.